Eh apaan tuh IDE?? Gagasan? Pemikiran? Bukan itu yang saya maksud. IDE itu singkatan dari Integrated development environment. Jadi dia itu semacam perangkat
lunak biasanya digunakan untuk membuat perangkat lunak lain. Di IDE ini terdapat beberapa fasilitas misal coding, debugging, testing dan profiling.
Nah IDE itu ada banyak. Ada yang free ada yang berbayar. Kalo sekarang biasanya IDE sudah mendukung lebih dari satu bahasa pemrograman, misal MS Visual
Studio mendukung bahasa pemrograman seperti C#, VB.Net, C++, J#, JScript; atau Netbeans yang mendukung bahasa pemrograman Java (pastilah…), C++, PHP, Ruby,
Javascript, Python (coming soon). Berikut komentar saya mengenai IDE yang pernah dan sedang saya gunakan:
1. Netbeans IDE
Beuh, siapa yang ga tau Netbeans?? Kalo denger kata Netbeans pasti kepikirannya Java. Awalnya, Netbeans ini dibuat menggunakan Java untuk membuat program
berbasis Java tapi lama kelamaan fitur yang ada pada Netbeans ini ditambahkan seperti mendukung bahasa pemrograman lain seperti C++ atau Ruby; dan markup
language seperti (X)HTML, XML.

Nah Netbeans ini merupakan IDE yang paling sering saya gunakan. Bisa dibilang favorit IDE. Secara saya koding Java, PHP, Javascript menggunakan IDE ini, baik
di Linux maupun di Windows. Nah itulah enaknya Netbeans, bisa running di platform apa aja (ya tentu saja). Keuntungan lain bila menggunakan Netbeans terdapat
fitur seperti drag n drop design, syntax coloring, autocomplete, debugging, profiling, unit testing, connect to web services like Facebook and Yahoo!,
support SQL, serta pluginable. Kita bisa menambahkan fitur-fitur lain dengan menginstal plugins yang bisa diunduh dari situs resminya Netbeans.
Tapi — Lho koq tapi?? — memang kalo menggunakan Netbeans, komputer akan terasa lebih lambat jika Netbeans sedang berjalan karena JVM membutuhkan memori
yang lebih banyak untuk menjalankan Netbeans. Tapi tetep Netbeans merupakan IDE favorit saya.
2. EasyEclipse

Ga tau?? Kalo Eclipse tau ga?? Ga tau juga?? Cari di Gugel dah.. Yep, EasyEclipse ini merupakan IDE yang base Eclipse tapi dengan kemudahan yang lebih dari
Eclipse. Sama seperti Netbeans, EasyEclipse (Eclipse) dibuat menggunakan Java sehingga bisa running di beberapa platform yang berbeda (Linux, Windows dan
Mac). EasyEclipse ini mendukung beberapa bahasa pemrograman seperti Java (tentunya), PHP, C++, Javascript dan juga beberapa markup language. Seperti Netbeans
(lagi-lagi Netbeans), IDE ini pluginable artinya kita bisa menambahkan plugin. Plugin yang tersedia juga banyak dan kebanyakan free. Karena merupakan turunan
Eclipse, EasyEclipse juga bisa (dan memang bisa) dipasangkan plugin yang dibuat untuk Eclipse.
Oiya, Eclipse ini ada yang dikembangkan secara komersial dan free. Contoh yang free EasyEclipse, Aptana Studio CE dan yang berbayar misal Aptana Studio Pro, ZendStudio.
3. Microsoft Visual Studio

Pernah denger bahasa pemrograman Visual Basic atau Visual Basic.Net?? Nah ini dia IDE-nya. VB terkenal karena kemudahan dalam membuat aplikasi terutama dalam
hal membuat tampilan, tinggal drag n drop control dari toolbox. Selain VB.Net, MS Visual Studio juga mendukung bahasa pemrograman lain C#.Net, C++, JScript,
J++/J#. Autocomplete (disebut Intelisense bila di VS) di Visual Studio lebih baik daripada yang ada di Netbeans atau di EasyEclipse. Di VS autocomplete
langsung muncul pada karakter pertama tanpa harus menunggu di triger (misal ditekan space+ctrl) atau menunggu setelah karakter tertentu (misal titik,
underscore). Selain itu juga, VS juga “merapihkan” sendiri kode yang kita buat misal kita akan mengetik } untuk menutup suatu scope, bila kode yang kita
tulis sebelumnya tidak indent, maka si VS akan meng-indentation-nya secara otomatis.
VS juga support database server seperti SQL Server (tentu), MySQL Server, IBM DB2, Oracle. Tapi sayang, MS Visual Studio cuma ada di Microsoft base atau
dengan kata lain cuma ada di Windows. Lisensi free untuk yang Express Edition dan komersial untuk yang Pro+.
4. phpDesigner

Dari namanya sudah keliatan ini IDE untuk apa. Yep, ini buat PHP dan web development. IDE ini cuma ada buat Windows OS. IDE ini ringan dan ga banyak makan
sumberdaya. Tapi fitur yang ditawarkan tidak begitu lengkap bila dibandingkan dengan IDE yang saya sebutkan di atas. Beberapa fitur yang dimiliki syntax
coloring, autocomplete, debugging. Lumayan buat alternatif IDE. Tapi sayang ga free.
5. WxDev-C++

Ga pernah denger?? humm, tau Dev-C++?? Ini IDE buat bikin aplikasi menggunakan bahasa C/C++. WxDev-C++ merupakan turunan dari Dev-C++ tapi dengan beberapa
fitur tambahan seperti dukungan library wxWidgets dan Drag n drop WindowDesigner. IDE ini jalan di platform Windows. IDE ini juga support pluginable dengan
menginstal package tambahan yang bisa diunduh secara gratis. Karena wxWidgets library mendukung cross platform, kamu bisa membuat aplikasi yang sama untuk
beberapa platform dengan sedikit perubahan dan tinggal meng-compile ulang kode program yang telah kamu buat. Kalo buat koding C++ yang tidak menggunakan
library .Net, WxDev-C++ pilihannya. Lisensi free.
6. Aptana Studio CE

IDE ini merupakan turunan dari Eclipse. Aptana didesain khusus untuk Javascript development meskipun bisa ditambahkan plugin seperti PHPEclipse atau yang
lain. Karena Eclipse base, IDE ini bisa running di multi platform misal Linux, Windows, Mac. Tapi bagi saya IDE ini kurang menarik dan akhirnya saya lebih
memilih EasyEclipse daripada Aptana. Lisensi free untuk yang Community Edition dan komersial untuk yang Pro Edition.
Masih ada lagi IDE yang pernah saya gunakan antara lain:
- MonoDevelop : buat C#, VB menggunakan Mono Framework (Linux)
- SharpDevelop : buat C#, VB.Net, C++ menggunakan .Net Framework (Windows)
- Dev-Pascal : buat Pascal (Windows)
- ZendStudio : Eclipse base, buat PHP Dev (Windows)
- Geany : buat ngetik kode program, (Windows,Linux).
- JCreator : buat Java
- CodeBlock IDE : buat C/C++, (Windows,Linux)
- KDevelop IDE : buat C/C++ (Linux)
- Borland Delphi : buat Delphi (Windows)
- dan beberapa IDE lain yang sudah saya lupa.
Gimana? Mau pake yang mana? Tinggal pilih tuh.. 
Oke, udah segitu dulu ya.